Kate, MIa, Lainey, Gabby, dan keempat sahabat peri mereka pergi untuk mencari Tinker Bell yang tersesat di pulau misterius, jauh dari Never land. Bergabunglah dengan Girls dalam pencarian yang ajaib dan berbahaya demi sahabat mereka.
Misi mencari Tinker Bell di Pulau Bayangan masih berlanjut. Kate, Mia, Lainey, Gabby, dan sahabat-sahabat peri mereka bertemu kawanan kuda kabut. Kalau mereka mengikuti kawanan kuda kabut terbang di angkasa, mereka mungkin bisa menemukan Tink! Namun, tiba-tiba kawanan kuda kabut kabur ketakutan dan debu peri habis! Bagaimana mereka bisa menemui kembali kawanan kuda kabut yang menjelajah angkasa…
pada suatu hari, si Gadis Bertudung Merah pergi ke hutan untuk mengunjungi neneknya yang sakit. Di tenga perjalanan, dia bertemu dengan seekor serigala buas. Gadis itu pun berjalan dengan cepat. setibanya di tujuan, ada hal yang mengejutkan terjadi
siapa bilang menjadi muslimah itu membosankan? Menjadi muslimah bukan berarti tidak bisa melakukan sesuatu yang kita sukai, lho! Putri-putri dalm cerita ini membuktikan bahwa menjadi muslimah yang mengenakan pakaian tertutup, tetap bisa bergaul dengan siapapun dan beraktivitas seperti biasa. Mari kita simak kisah menarik dari para putri musli mah yang cantik!
Apalagi urusan perasaanrnCinta bjsa berganti bencirnpercaya memudar berganti kusam ragurnpun komitmen menipis berubah jadi luparnrntapi aku akan tetap di sinirnmenyakini bahwarnbesok pagi, malam pun akan bergabti siang rnmawar baru akan merekah ulang dan hujan berikutnya pasti kan datangrnrnkau sungguh boleh pergi
Lain Waktu adalah novel yang unik-menarik.mempermainkan matra ruang dan waktu sebagai latar secara apik-kreatif.
''Aku Eliana, si anak pemberani, anak sulung bapak dan mamak yang akan menjadi pembela kebenaran dan keadilan. Berdiri paling gagah, paling depan.''
Kenapa bapak dan mamak sejak kecil selalu bilang, ''kau spesial, burlian''? itu cara terbaik bagi bapak dan mamak untuk menumbuhkan percaya diri dan keyakinan yang menjadi penting setiap kali terbentur masalah kau selalu spesial.
''kau bukan pukat si anak pintar... kau lebih dari itu, kau pukat si anak yang genius.''