Live simply, give love, make history. Buku ini akan membangkitkan semangat anda untuk menjalani hidup yang penuh arti, membuang topeng gengsi, memprioritaskan nilai, serta membantu anda agar menjadi pribadi yang sederhana dalam penampilan, tetapi luar biasa dalam pengabdian. Sederhana dalam ucapan, tetapi istimewa dalam tindakan. Sikap hidupnya low profile, tetapi kualitas hidup high quality.
Melalui buku ini penulis ingin mengajak para pembaca untuk berpikir sejuta kali sebelum memutuskan untuk tidak menghafal Al-Qur'an, sekaligus ingin memantapkan tekad mereka harus segera terwujud, karena terlalu banyak keutamaan-keutamaan yang tidak layak unyuk ditunda-tunda, apalagi disia-siakan begitu saja.
Buku ini berisi tuntunan tentang bagaimana seharusnya kita menyikapi hidup dan tak berputus asa dalam menjalaninya. Diawali dengan memahami hakikat masalah, anda akan memahami bahwa semua orang pasti punya masalah, masalah takkan melebihi kemampuan kita, dan yakin bahwa bersama satu masalah ada banyak kemudahan.
Mungkiin kita kerap menghitung-hitung apa yang sudah kita hasilkan, pun apa yang belum kita miliki. Percayalah, sekalipun kita menghitung seluruh kekurangan dan kemalangan kita seumur hidup, itu tidak lebih banyak dari nikmat dan kebahagian yang Allah berikan kepada kita. Allah tak akan pernah meminta kita untuk mengembalikan atau membayar semua fasilitas kehidupan yang dia berikan. Allah hanya…
*Sarat keteladanan dan pesan moralrn*Dituturkan secara lugas dan sederhanarn*Dilengkapi ilustrasi/Gambar yang menarik
Disusun berdasarkan rujukan Al-Qur'an dan Hadist.rnDilengkapi dengan ilustrasi cerita yang menarik.rnMemuat cerita umat terdahulu, para nabi, Rasulullah SAW, sahabat, dan tabi'in.rnDitulis dengan gaya bahasa yang lugas agar mudah dipahami oleh anak-anak.rnUlasan hikmah dan pesan moral di setiap akhir cerita.
Ketika tuhan tak lagi dibutuhkan. Buku ini bisa menjadi perenungan bersama bahwa konsekuensi keimanan kepada tuhan sungguh agung. dua diantaranya adalah membuat kita menjadi pribadi yang berakhlak dan bermoral.Konsekuensi kedua adalah membuat kehidupan kita lebih damai, karena apapun peristiwa yang kita alami, yang kita ingat pertama kali adalah Allah ta'la. Sukses ritual, Sukses sosial.