Buku ini adalah sebuah usaha agar kita dapat memulai, menjalani, dan mengembalikan apa yang telah kita niatkan dan lakukan, hanya untuk Allah semata
buku ini disusun dengan klasifikasi berdasarkan wilayah kehidupan yang hendak dieksplorasi oleh penulis. diawali dengan bagian menata hati membenahi nurani, anda akan di ajak untuk bencengkrama tentang pemaknaan tauhid, takdir, sufi, serta beberapa tema yang menyentuh wilayah jiwa.
Buku ini hadir agar kita bisa mengingat Allah dalam suka maupun duka, mengingatnya dalam susah maupun senang. Kita tidak bisa melihat Allah, tapi Allah sejatinya hadir dalam setiap hidup kita. Ia bahkan dekat di hati kita, menenangkan kita dari segala sulit dan kebingungan.
Marilah kita coba untuk berlapang jiwa dan berbesar hati. ingat, life is never flat, hidup itu tidak datar. akan ada banyak sekali lika-liku masalah yang menghadang kita. jika hati kita rapuh, maka kita tidak akan pernah menjadi pemenang
Buku ini memberikan kiat-kiat tepat dalam menghadapi orang yang meresahkan hati serta mengubur berbagai kegalauan hidup yang hinggap di dada. setiap karakter orang menjengkelkan yang di ulas dalam buku ini disertai dengan curhatan-curhatan seru dari kehidupan nyata sebagai contohnya.
Buku ini merupakan buku yang berbeda dari biasanya. Buku ini memberikan kita suntikan semangat untuk selalu bersedakah walau hanya memberikan senyuman, bahkan hanya dengan segenggam beras setiap pagi kita bisa mendapatkan keberkahan rezeki dari bersedekah.
Diceritakan dengan bahasa sederhana tentang lima langkah untuk bisa kuliah di luar negeri, informasi mengenai beasiswa keren yang patut di coba, bagaimana perjuangan les bahasa dan mendapatkan beasiswa, sistem perkuliahan di perancis, suka duka kuliah di perancis, teror bom 13 november 2015, hingga kisah muslimah berhijab di antara mayoritas nonmuslim
Kita tentu pernah merasakan apa itu susah. juga pasti pernah jatuh bangun berjuang dalam banyak hal. bahkan, mungkin, ada yang pernah hampir pemyerah, atau malah sudah menyerah
Buku merayakan kegagalan mengajak kita menata hati untuk menjalani hidup sehari-hari. kita mungkin pernah kecewa, marah, atau patah hati. Tapi, kita bisa memilih untuk bersabar, bersyukur, dan memulai lagi. Bagaimanapun tak hanya kebahagian yang harus disyukuri. kegagalan pun tetap patut kita rayakan.