Syifa dan Nadya mendengar cerita seram tentang angkot tua yang muncul tiba-tiba pada malam hari. Konon, angkot tua itu suka menakut-nakuti penumpangnya. Mereka bahkan diperingatkan untuk tidak menaiki angkot itu. Tapi, mereka engga percaya dan tetap naik angkot itu. Lalu, apa yang akan terjadi pada mereka?
Walaupun baru belajar memasak, Zaskia semangat banget untuk ikut kompetisi membuat kue tingkat SD. Bunda tentu saja siap membantu Zaskia berlatih. Hmmm......Kira-kira gimana ya, hasilnya? Bisa engga ya, Zaskia jadi chef cilik?
Annisa mengajak kedua temannya untuk menyelidiki sebuah rumah nomor 35. Rumornya, rumah itu berhantu dan sudah lama tak berpenghuni. Tapi anehnya, beberapa hari yang lalu Annisa malah melihat seseorang di dalam rumah itu. Ia makin penasaran, kira-kira apa yang akan mereka temukan disana, ya?
Humayra sudah engga sabar untuk membagi masakan buatan ibunya kepada Kinan dan Tania. Kebetulan, hari ini adalah ulang ahunny dan ibu sudah membuatkan masakan spesial untuk merayakannya. Sayangnya, rencana makan bersama sahabatnya itu harus ia tunda. Apa yang terjadi?
Killa baru saja masuk SMP, dan masih bingung akan memilih ekskul apa. Beruntung, ada kak Sinta, Ketua OSIS yang membantu Killa menemukan ekskul yang tepat. Bagaimana keseruan ekskul yang dipilih Killa, ya?
Semanjak pulang dari sekolah, Liza terus menerus mendapatkan kiriman surat tak di kenal. Begitu melihat isi suratnya, Liza langsung terkejut dan panik. Kira-kira, apa isi suratnya, ya? Lalu, siapa yang mengirimkannya?
Syahla sedih karen sahabatnya, Caca harus pindah keluar kota mengikutui orang tuanya. Itu berarti, mereka akan segera berpisah. Padahal, Syahla masih ingin menghabiskan waktu bersama dengan Caca. Walau begitu, Syahla ingin memberikan kenangan yang manis sebelum Caca pergi. Kira-kira, apa yang akan dipersiapkan Syahla, ya?
Hari libur gini, Nina sendirian di rumah. Ibu sedang pergi berbelanja. Bosan juga kalau engga ngapa-ngapain, Ah! kebetulan, rumah terlihat agak berantakan. Kasihan kalau ibu harus membereskan semuanya. Nina pun berinisiatif mengerjakan sebagian pekerjaan rumah. Bagaimana ya, reaksi ibu?
Elsa ngambek karena Mama engga mau membelikan gelang kesukaannya. Padahal, mama punya alasan kenapa enggak membelikan gelang itu. Tapi Elsa masih saja ngambek. Untungnya, Mama enggak kehabisan akal, Mama punya kejutan lain yang bisa bikin Elsa senang. Apa ya, kejutan yang Mama buat?
Mama dan Papa kewalahan menasihati adik untuk mengurangi bermain video game sampai lupa waktu. Diberi hukuman pun, mereka engga kapok. Melihat itu, kakak menjadi punya ide supaya adik-adiknya enggak lagi ketagihan main game. Berhasil engga k ya, ide kakak?